Berkaitan dengan pembentukan atau penyusunan suatu organisasi,maka perlu diperhatikan beberapa prinsip-prinsip atau asas organisasi. Diantaranya adalah:
*. Perumusan Tujuan yang Jelas. Tujuan dan arah merupakan hal yang sangat penting dalam pembentukan suatu organisasi. Karena dari tujuan ini akan terlihat hasil yang akan dicapai baik itu secara fisik maupun non fisik.
*. Pembagian kerja. Dalam pembentukan suatu organisasi harus terlihat dengan jelas akan pembagian kerja dari masing-masing unit (sub) organisasi, hal ini supaya tidak terjadinya tumpang tindih aktivitas dan dapat menghambat tercapainya suatu tujuan.
*. Delegasi kekuasaan. Dengan adanya pembagian kerja tersebut yang jelas maka akan telihat pula garis komando dan delegasi kekuasaan (wewenang) dari masing-masing unit kerja.
*. Rentang kekuasaan. Rentang kekuasaan merupakan penjabaran dari pendelegasian suatu kekuasaan. Parameter dan tolok ukur pun harus menjadi bagian dari rentang kekuasaan, sehingga tidak timbul diktatoriskekuasaan atau kesewenangan kekuasaan tersebut.
*. Tingkat pengawasan. Penggambaran tingkat pengawasan yang timbul antar atasan dengan sub (unit) bawahannya harus lah terlihat dalam struktur organisasi tersebut. Sehingga batasan apa yang menjadi hak dan kewajiban baik itu atasan maupun bawahan akan tercipta.
*. Kesatuan perintah dan tanggung jawab. Dengan tergambarnya struktur organisasi yang jelas maka kesatuan perintah atau komando akan terlihat pula. Begitu juga dengan tanggung jawab dari orang yang memberikan delegasi (perintah) akan nampak.
*. Koordinasi. Ini pun harus terlihat dengan jelas dalam penyusunan suatu organisasi. Koordinasi dari masing-masing divisi atau unit kerja akan tercipta. Dengan demikian tujuan suatu organisasi ini akansemakin cepat tercapai.
Jumat, 17 Februari 2012
Kamis, 16 Februari 2012
ZAT & WUJUDNYA
Zat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Maksud dari menempati ruang disini adalah memiliki volume . Zat secara umum dibagi menjadi tiga antara lain zat padat, zat gas dan zat cair. Tetapi karena didunianya ini sebenarnya pembagian tersebut tidak cukup untuk menggolongkan macam-macam zat. Pembahasan selanjutnya akan dibahas lebih detail pada pelajaran kimia di tingkat yg sesuai.
-Zat Padat
Benda dikatakan termasuk zat padat bila memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
_Jarak antar partikelnya sangat rapat
_Gaya tarik antar partikelnya sangat kuat
_Bentuknya tetap
_Volumenya tetap
Karena gaya tarik antar partikel pada zat padat sangat kuat maka bentuk zat padat cenderung tetap bila tidak ada gaya atau reaksinya yang mempengaruhinya.Contoh zat padat adalah batu, kayu, besi dll.
- Zat Cair
Ciri-ciri zat cair adalah sebagai berikut :
_Jarak antar partikelnya agak renggang
_Gaya tarik antar partikelnya agak kuat
_Volumenya tetap
_Bentuknya berubah
Gaya tarik antar partikel zat cair agak kuat artinya lebih lemah dibanding dengan gaya tarik padapartikel zat padat. Agak lemahnya gaya tarik ini mengakibatkan bentuk zat cair dapat berubah-ubah sesuai dengantempatnya (wadahnya).
-Zat Gas
Zat gas mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
_Jarak antar partikelnya sangat renggang
_Gaya tarik antar partikelnya sangat lemah
_Volumenya berubah
_Bentuknya berubah
Lemahnya gaya tarik menarik antar partikel pada zat gas menyababkan bentuk dan volume zat gas selalu berubah sesuai dengan ruang yang ditempatinya. Yang menjadi ciri khas suatu zat sehinggaa dapat membedakan darisatu zat dengan zat lain adalah massa jenis.
MASSA JENIS
Massa jenis adalah perbandingan antara besarnya massa suatu zat dengan volume zat tersebut. Setiap zat mempunyai massa jenis yang berbeda-beda. Massa jenis zat tidak dipengaruhi oleh bentuk benda. Walaupun bentuk benda berbeda-beda selama terbuat dari jenis bahan yang sama maka massa jenis zat tersebut adalah sama. Kadang-kadang massa jenis juga disebut dengan rapat massa .
Untuk menentukan besar massa jenis suatu zat dipergunakan persamaan sebagai berikut :
Rumus massa jenis
Gaya Kohesi dan Adhesi
Gaya kohesi adalah gaya tarik menarik antar partikel yang sejenis, sebagai contoh partikel raksa dengan partikel raksa, partikel air dengan partikel air, dll.
Gaya adhesi adalah gaya tarik menarik antar partikel yang tak sejenis, sebagai contoh gaya tarikmenarik antar partikel kapur dengan partikel papan tulis, partikel tinta dengan partikel kertas, dll.
Kapilaritas
Adalah peristiwa merembesnya zat cair melalui celah-celah kecil. Kapilaritas disebabkan karena adanya gaya Adhesi antaraa partikel zat cair dengan partikel zat yang lain.
Contoh kapilaritas adalah naiknya minyak pada sumbu kompor, basahnya baju ketika dicuci, dan lain-lain.
Apabila raksa dimasukkan kedalam pipa kapiler maka raksa yang ada pada pipa yang lebih besar akan lebih tinggi dari pada pipa yang lebih kecil, ini disebabkan karena gaya kohesi raksa lebih besar dari pada gaya adhesi raksa dengan partikel pipa kapiler. Sedangkan apabila air dimasukkan kedalam pipa kapiler maka air yang berada pada pipa yang lebih besar akan lebih rendah dari pada pada pipa yang lebih kecil, hal ini disebabkan karena gaya adhesi partikel air dengan partikel pipa kapiler lebih besar dari pada gaya kohesinya. Peristiwa yang terjadi pada raksa tersebut disebut dengan miniskus cembung, dan yang terjadi pada air disebut dengan miniskus cekung.
-Zat Padat
Benda dikatakan termasuk zat padat bila memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
_Jarak antar partikelnya sangat rapat
_Gaya tarik antar partikelnya sangat kuat
_Bentuknya tetap
_Volumenya tetap
Karena gaya tarik antar partikel pada zat padat sangat kuat maka bentuk zat padat cenderung tetap bila tidak ada gaya atau reaksinya yang mempengaruhinya.Contoh zat padat adalah batu, kayu, besi dll.
- Zat Cair
Ciri-ciri zat cair adalah sebagai berikut :
_Jarak antar partikelnya agak renggang
_Gaya tarik antar partikelnya agak kuat
_Volumenya tetap
_Bentuknya berubah
Gaya tarik antar partikel zat cair agak kuat artinya lebih lemah dibanding dengan gaya tarik padapartikel zat padat. Agak lemahnya gaya tarik ini mengakibatkan bentuk zat cair dapat berubah-ubah sesuai dengantempatnya (wadahnya).
-Zat Gas
Zat gas mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
_Jarak antar partikelnya sangat renggang
_Gaya tarik antar partikelnya sangat lemah
_Volumenya berubah
_Bentuknya berubah
Lemahnya gaya tarik menarik antar partikel pada zat gas menyababkan bentuk dan volume zat gas selalu berubah sesuai dengan ruang yang ditempatinya. Yang menjadi ciri khas suatu zat sehinggaa dapat membedakan darisatu zat dengan zat lain adalah massa jenis.
MASSA JENIS
Massa jenis adalah perbandingan antara besarnya massa suatu zat dengan volume zat tersebut. Setiap zat mempunyai massa jenis yang berbeda-beda. Massa jenis zat tidak dipengaruhi oleh bentuk benda. Walaupun bentuk benda berbeda-beda selama terbuat dari jenis bahan yang sama maka massa jenis zat tersebut adalah sama. Kadang-kadang massa jenis juga disebut dengan rapat massa .
Untuk menentukan besar massa jenis suatu zat dipergunakan persamaan sebagai berikut :
Rumus massa jenis
Gaya Kohesi dan Adhesi
Gaya kohesi adalah gaya tarik menarik antar partikel yang sejenis, sebagai contoh partikel raksa dengan partikel raksa, partikel air dengan partikel air, dll.
Gaya adhesi adalah gaya tarik menarik antar partikel yang tak sejenis, sebagai contoh gaya tarikmenarik antar partikel kapur dengan partikel papan tulis, partikel tinta dengan partikel kertas, dll.
Kapilaritas
Adalah peristiwa merembesnya zat cair melalui celah-celah kecil. Kapilaritas disebabkan karena adanya gaya Adhesi antaraa partikel zat cair dengan partikel zat yang lain.
Contoh kapilaritas adalah naiknya minyak pada sumbu kompor, basahnya baju ketika dicuci, dan lain-lain.
Apabila raksa dimasukkan kedalam pipa kapiler maka raksa yang ada pada pipa yang lebih besar akan lebih tinggi dari pada pipa yang lebih kecil, ini disebabkan karena gaya kohesi raksa lebih besar dari pada gaya adhesi raksa dengan partikel pipa kapiler. Sedangkan apabila air dimasukkan kedalam pipa kapiler maka air yang berada pada pipa yang lebih besar akan lebih rendah dari pada pada pipa yang lebih kecil, hal ini disebabkan karena gaya adhesi partikel air dengan partikel pipa kapiler lebih besar dari pada gaya kohesinya. Peristiwa yang terjadi pada raksa tersebut disebut dengan miniskus cembung, dan yang terjadi pada air disebut dengan miniskus cekung.
Macam - Macam Zat Kimia Yang Bersemayam Dalam Rokok
1. Acrolein
Acrolein merupakan zat cair yang tidak berwarna, seperti aldehide. zat ini diperoleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan mengeringkanya. Zat ini sedikit banyaknya mengandung alkohol. Dengan kata lain, acrolein itu adalah alkohol yang cairanya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.
2. Karbon Monoksida
Karbon monoksida merupakan sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Zat ini sangat beracun. Oksigen dan karbon monoksida dapat dibawa oleh hemoglobin ke dalam otot-otot seluruh tubuh. Satu molekul hemoglobin dapat membawa empat molekul oksigen. Kalau hemoglobin itu dibebani oleh karbon monoksida, maka berkuranglah oksigen yang dibawa oleh hemoglobin kedalam tubuh. Maka akibatnya seseorang akan kekurangan oksigen. Oleh karena banyak ATP yang dibutuhkan untuk otak dari fungsi otot, racun karbon monoksida akan membuat orang cepat capek dan grogi.
3. Nikotin
Nikotin merupakan cairan bermiyak yang tidak berwarna dan dapat menimbulkan raa perihyang sangat. Nikotin juga dapat menghalangi kontraksi rasa lapar. Itu sebabnya seseorang akan tidak merasa lapar kalau merokok. Itulah sebabnya kalau orang berhenti merokok maka akan menjadi gemuk karena dia merasa lapar dan mau makan terus. Nikotin juga Salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, nikotin membuat pemakainya kecanduan.
4. Amonia
Amonia merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari gas nitrogen dan hidrogen. Zat ini sangat tajam baunya dan sangat merangsang. Amonia ini sangat gampang memasuki sel tubuh. Begitu kerasnya racun dalam amonia itu, sehingga kalau disuntikan sedikitpun ke peredara darah akan mengakibatkan seserang pingsan atau koma.
5. Formid acid
Formid acid merupakan cairan tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat membuat lepuh. Cairan ini sangat tajam dan menusuk baunya. Zat ini dapat membuat seseorang seperti digigit semut. Bertambahya jenis acid apapun ke dalam darah akan menambah cepatnya pernafasan seseorang.
6. Hydrogen cyanide
Hydrogen cyanide adalah sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Zat ini merupakan yang paling ringan dan mudah terbakar. Dapat membahayakan seperti yang terdapat di dalam bom hydrogen. Zat ini sangat efisien untuk menghalangi pernafasan. Cyanide adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedikit saja cyanide dimasukan langsung kedalam tubuh dapat mengakibatkan kematian.
7. Nitrous oxide
Nitrous oxide merupakan sejenis gas yang tidak berwarna dan bila dihisap seseorang akan kehilangan pertimbangan dan menyebabkan rasa sakit. Zat ini pada mulanya digunakan untuk zat pembius (anastesia) waktu diadakan operasi.
8. Formaldehide
Formaldehide merupakan sejenis gas yang tidak berwarna dan berbau tajam. Gas ini tergolong pengawet dan pembasmi hama. Salah satu jenis dari formaldehide adalah formalin. Zat ini banyak digunakan sebagai pengawet di laboratorium. Ini desebabkan fomaldehide itu sangat beracun keras terhadap semua organisme-organisme hidup.
9. Phenol
Phenol adalah campuran yang terdiri dari banyak kristal yang dihasilkan dari distilasi beberapa zat organik seperti kayu dan arang. Bahan ini adalah merupakan zat racun yang sangat membahayakan. Phenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktifitas enzim.
10. Acetol
Acetol merupakan hasil dari pemanasan aldehide dan mudah menguap dengan alkohol.
11. Hidrogen sulfide
Hidrogen sulfide merupakan gas beracun yang gampang terbakar dan dengan bau yang kera. Zat ini menghalangi oksidasi enxime (zat besi yang berisi pigmen).
12. Pyridine
Pyridine merupakan cairan yang tidak berwarna dengan bau yang tajam. Diperoleh dari penyulingan minyak tulang-tulang, ter , arang,serta dari pembusukan sejenis alkoloid tertentu (sejenis alkalindari tumbuh-tumbuhan). Pyridineini juga terdapat dalam tembakau. Zat ini dapat mengubah sifat alkohol sebagai pelarut, pembunuh hama, yang juga pernah digunakan untuk obat penyakit asma.
13. Methyl Cloride
Methyl cloride adalah suatu campuran dari zat-zat bervalensa satu. Hidrogen dan karbon merupakan unsur yang utama. Gas hidrogen mudah terbakar. Zat ini adalah compound organis yang sangat beracun. Uapnya dapat berperan sbagai anastesia.
14. Methanol
Methanol merupakan sejenis cairan ringan yang gampang menguap, dan mudah terbakar. Cairan ini diperoleh dari penyulingan bahan kayu atau dari sintesis karbon monoksida dan hidrogen. Meminum atau menghisap methanol dapat mengakibatkan kebutaan bahkan kematian.
15. Tar
Tar merupakan sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang diperoleh dari dislatasi kayu atau arang. Tar juga terdapat dalam getah tembakau. Tar terdapat dalam rokok yang terdiri dari ratusan bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker pada hewan. Jika zat-zat itu dihisap waktu merokok akan mengakibatkan kanker paru.
Acrolein merupakan zat cair yang tidak berwarna, seperti aldehide. zat ini diperoleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan mengeringkanya. Zat ini sedikit banyaknya mengandung alkohol. Dengan kata lain, acrolein itu adalah alkohol yang cairanya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.
2. Karbon Monoksida
Karbon monoksida merupakan sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Zat ini sangat beracun. Oksigen dan karbon monoksida dapat dibawa oleh hemoglobin ke dalam otot-otot seluruh tubuh. Satu molekul hemoglobin dapat membawa empat molekul oksigen. Kalau hemoglobin itu dibebani oleh karbon monoksida, maka berkuranglah oksigen yang dibawa oleh hemoglobin kedalam tubuh. Maka akibatnya seseorang akan kekurangan oksigen. Oleh karena banyak ATP yang dibutuhkan untuk otak dari fungsi otot, racun karbon monoksida akan membuat orang cepat capek dan grogi.
3. Nikotin
Nikotin merupakan cairan bermiyak yang tidak berwarna dan dapat menimbulkan raa perihyang sangat. Nikotin juga dapat menghalangi kontraksi rasa lapar. Itu sebabnya seseorang akan tidak merasa lapar kalau merokok. Itulah sebabnya kalau orang berhenti merokok maka akan menjadi gemuk karena dia merasa lapar dan mau makan terus. Nikotin juga Salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, nikotin membuat pemakainya kecanduan.
4. Amonia
Amonia merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari gas nitrogen dan hidrogen. Zat ini sangat tajam baunya dan sangat merangsang. Amonia ini sangat gampang memasuki sel tubuh. Begitu kerasnya racun dalam amonia itu, sehingga kalau disuntikan sedikitpun ke peredara darah akan mengakibatkan seserang pingsan atau koma.
5. Formid acid
Formid acid merupakan cairan tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat membuat lepuh. Cairan ini sangat tajam dan menusuk baunya. Zat ini dapat membuat seseorang seperti digigit semut. Bertambahya jenis acid apapun ke dalam darah akan menambah cepatnya pernafasan seseorang.
6. Hydrogen cyanide
Hydrogen cyanide adalah sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Zat ini merupakan yang paling ringan dan mudah terbakar. Dapat membahayakan seperti yang terdapat di dalam bom hydrogen. Zat ini sangat efisien untuk menghalangi pernafasan. Cyanide adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedikit saja cyanide dimasukan langsung kedalam tubuh dapat mengakibatkan kematian.
7. Nitrous oxide
Nitrous oxide merupakan sejenis gas yang tidak berwarna dan bila dihisap seseorang akan kehilangan pertimbangan dan menyebabkan rasa sakit. Zat ini pada mulanya digunakan untuk zat pembius (anastesia) waktu diadakan operasi.
8. Formaldehide
Formaldehide merupakan sejenis gas yang tidak berwarna dan berbau tajam. Gas ini tergolong pengawet dan pembasmi hama. Salah satu jenis dari formaldehide adalah formalin. Zat ini banyak digunakan sebagai pengawet di laboratorium. Ini desebabkan fomaldehide itu sangat beracun keras terhadap semua organisme-organisme hidup.
9. Phenol
Phenol adalah campuran yang terdiri dari banyak kristal yang dihasilkan dari distilasi beberapa zat organik seperti kayu dan arang. Bahan ini adalah merupakan zat racun yang sangat membahayakan. Phenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktifitas enzim.
10. Acetol
Acetol merupakan hasil dari pemanasan aldehide dan mudah menguap dengan alkohol.
11. Hidrogen sulfide
Hidrogen sulfide merupakan gas beracun yang gampang terbakar dan dengan bau yang kera. Zat ini menghalangi oksidasi enxime (zat besi yang berisi pigmen).
12. Pyridine
Pyridine merupakan cairan yang tidak berwarna dengan bau yang tajam. Diperoleh dari penyulingan minyak tulang-tulang, ter , arang,serta dari pembusukan sejenis alkoloid tertentu (sejenis alkalindari tumbuh-tumbuhan). Pyridineini juga terdapat dalam tembakau. Zat ini dapat mengubah sifat alkohol sebagai pelarut, pembunuh hama, yang juga pernah digunakan untuk obat penyakit asma.
13. Methyl Cloride
Methyl cloride adalah suatu campuran dari zat-zat bervalensa satu. Hidrogen dan karbon merupakan unsur yang utama. Gas hidrogen mudah terbakar. Zat ini adalah compound organis yang sangat beracun. Uapnya dapat berperan sbagai anastesia.
14. Methanol
Methanol merupakan sejenis cairan ringan yang gampang menguap, dan mudah terbakar. Cairan ini diperoleh dari penyulingan bahan kayu atau dari sintesis karbon monoksida dan hidrogen. Meminum atau menghisap methanol dapat mengakibatkan kebutaan bahkan kematian.
15. Tar
Tar merupakan sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang diperoleh dari dislatasi kayu atau arang. Tar juga terdapat dalam getah tembakau. Tar terdapat dalam rokok yang terdiri dari ratusan bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker pada hewan. Jika zat-zat itu dihisap waktu merokok akan mengakibatkan kanker paru.
STATUS SOSIAL & PERANAN SOSIAL
1. Pengertian Status Sosial
Setiap individu dalam masyarakat memiliki status sosialnya masing-masing. Status merupakan perwujudan atau pencerminan dari hak dan kewajiban individu dalam tingkah lakunya. Status sosial sering pula disebut sebagai kedudukan atau posisi, peringkat seseorang dalam kelompok masyarakatnya. Pada semua sistem sosial, tentu terdapat berbagai macam kedudukan atau status, seperti anak, isteri, suami, ketua RW, ketua RT, Camat, Lurah, Kepala Sekolah, Guru dsb.
Dalam teori sosiologi, unsur-unsur dalam sistem pelapisan masyarakat adalah kedudukan (status) dan peranan (role). Kedua unsur ini merupakan unsur baku dalam pelapisan masyarakat. Kedudukan dan peranan seseorangatau kelompok memiliki arti penting dalam suatu sistem sosial.
Sistem sosial adalah pola-pola yang mengatur hubungan timbal balik dan tingkah laku individu-individu dalam masyarakat dan hubungan antara individu dan masyarakatnya. Status atau kedudukan adalah posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial atau kelompok masyarakat.
2. Cara Memperoleh Status.
a. Ascribed Status adalah keuddukan yang diperoleh secara otomatis tanpa usaha. Status ini sudah diperoleh sejak lahir.
Contoh: Jenis kelamin, gelar kebangsawanan, keturunan, dsb.
b. Achieved Status adalah kedudukan yang diperoleh seseorang dengan disengaja. Contoh: kedudukan yang diperolehmelalui pendidikan guru, dokter, insinyur, gubernur, camat, ketua OSIS dsb.
c. Assigned Status merupakan kombinasi dari perolehan status secara otomatis dan status melalui usaha. Status ini diperolah melalui penghargaan atau pemberian dari pihak lain, atas jasa perjuangan sesuatu untuk kepentingan atau kebutuhanmasyarakat.
Contoh: gelar kepahlawanan, gelar pelajar teladan, penganugerahan Kalpataru dsb.
3. Akibat yang Ditimbulkan Status Sosial
Kadangkala seseorang/individu dalam masyarakat memiliki dua atau lebih status yang disandangnya secara bersamaan. Apabila status-status yang dimilikinya tersebut berlawanan akan terjadi benturan atau pertentangan. Hal itulah yang menyebabkan timbul apa yang dinamakan Konflik Status. Jadi akibat yang ditimbulkan dari status sosial seseorang adalah timbulnya konflik status.
Macam-macam Konflik Status:
a. Konflik Status bersifat Individual:
Konflik status yang dirasakan seseorang dalam batinnya sendiri.
Contoh: – Seorang wanita harus memilih sebagai wanita karier atau ibu rumah tangga
- Seorang anak harus memilih meneruskan kuliah atau bekerja.
b. Konflik Status Antar Individu:
Konflik status yang terjadi antara individu yang satu dengan individu yang lain, karena status yang dimilikinya.
Contoh: – perebutan warisan antara dua anak dalam keluarga
- Tono beramtem dengan Tomi gara-gara sepeda motor yang dipinjamnya dari kakak mereka.
c. Konflik Status Antar Kelompok:
Konflik kedudukan atau status yang terjadi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.
Contoh: – Peraturan yang dikeluarkan satu departemen bertentangan dengan peraturan departemen yang lain. DPU (Dinas Pekerjaan Umum) yang punya tanggung jawab terhadap jalan-jalan raya, kadang terjadi konflik dengan PLN (Perusahaan LIstrik Negara) yang melubangi jalan ketika membuat jaringan listrik baru. Pada waktu membuat jaringan baru tersebut, kadangkala juga berkonflik dengan TELKOM karena merusak jaringan telpon dan dengan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) karena membocorkan pipa air. Keempat Instansi tersebut akan saling berbenturan dalam melaksanakan statusnya masing-masing.
4. Pengertian Peranan Sosial
a. Peranan merupakan aspek dinamis dari suatu status (kedudukan).
Apabila seseorang melaksanakan hak-hak dan kewajibannya sesuai dg status yang dimilikinya, maka ia telah menjalankan peranannya. Peranan adalah tingkah laku yang diharapkan dari orang yang memiliki kedudukan atau status.
Antara kedudukan dan peranan tidak dapat dipisahkan. Tidak ada peranan tanpa kedudukan. Kedudukan tidak berfungsi tanpa peranan, Contoh:
- Dalam rumah tangga, tidak ada peranan Ayah jika seorang suami tidak mempunyai anak.
- Seseorang tidak bisa memberikan surat Tilang (bukti pelanggaran) kalau dia bukan polisi.
Peranan merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang, karena dg peranan yang dimilikinya ia akan dapat mengatur perilaku dirinya dan orang lain. Seseorang dapat memainkan beberapa peranan sekaligus pada saat yang sama, seperti seorang wanita dapat mempunyai peranan sebagai isteri, ibu, karyawan kantor sekaligus.
. . .
Konflik peranan timbul ketika seseorang harus memilih salah satu diantara peranannya misalnya sebagai ibu atau sebagai karyawan kantor.
b. Konflik Peranan
Konflik peranan timbul apabila seseorang harus memilih peranan dari dua atau lebih status yang dimilikinya. Pada umumnya konflik peranan timbul ketika seseorang dalam keadaan tertekan, karena merasa dirinya tidak sesuai atau kurang mampu melaksakan peranan yang diberikan masyarakat kepadanya. Akibatnya, ia tidak melaksanakan peranannya dengan ideal/sempurna. Contoh: Ibu Tati sebagai seorang ibu dan guru di suatu sekolah. Ketika puterinya sakit, ia harus memilih untuk masuk mengajar atau mengantarkan anaknya ke dokter. Pada saat ia memutuskan membawa anaknya ke dokter, dalam dirinya terjadi konflik karena pada saat yang sama dia harus berperanan sebagai guru mengajar dikelas.
5. Thga Cakupan Peranan Sosia
Peranan sosial dapat mencakup tiga hal berikut :
1. Peranan meliputi norma-norma yang berhubungan dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarakat.
Contoh : Sebagai seorang pemimpin harus dapat menjadi panutan dan suri teladan para anggotanya, karena dalam diri pemimpin tersebut tersandang aturan/norma-norma yang sesuai dengan posisinya.
2. Peranan merupakan konsep tentang apa yang dapat dilakukan oleh individu dalam masyarakat.
Contoh : seorang ulama, guru dan sebagainya, harus bijaksana, baikhati, sabar, membimbing dan menjadi panutan bagi para muridnya.
3. Peranan juga dapat dikatakan sebagai perilaku individu yang penting bagi truktur sosial masyarakat.
Contoh : Suami, isteri, karyawan, pegawai negeri, dsb, merupakan peran peran dalam masyarakat yang membentuk struktur/susunan masyarakat.
6. Fungsi Peranan Sosial
Peranan memiliki beberapa fungsi bagi individu maupun orang lain.
1. Peranan yang dimainkan seseorang dapat mempertahankan kelangsungan struktur masyarakat, seperti peran sebagai ayah atau ibu.
2. Peranan yang dimainkan seseorang dapat pula digunakan untuk membantu mereka yang tidak mampu dalam masyarakat. Tindakan individu tersebut memerlukan pengorbanan, seperti peran dokter, perawat, pekerja sosial, dsb.
3. Peranan yang dimainkan seseorang juga merupakan sarana aktualisasi diri, seperti seorang lelaki sebagai suami/bapak, seorang wanita sebagai isteri/ ibu, seorang seniman dengan karyanya, dsb
Setiap individu dalam masyarakat memiliki status sosialnya masing-masing. Status merupakan perwujudan atau pencerminan dari hak dan kewajiban individu dalam tingkah lakunya. Status sosial sering pula disebut sebagai kedudukan atau posisi, peringkat seseorang dalam kelompok masyarakatnya. Pada semua sistem sosial, tentu terdapat berbagai macam kedudukan atau status, seperti anak, isteri, suami, ketua RW, ketua RT, Camat, Lurah, Kepala Sekolah, Guru dsb.
Dalam teori sosiologi, unsur-unsur dalam sistem pelapisan masyarakat adalah kedudukan (status) dan peranan (role). Kedua unsur ini merupakan unsur baku dalam pelapisan masyarakat. Kedudukan dan peranan seseorangatau kelompok memiliki arti penting dalam suatu sistem sosial.
Sistem sosial adalah pola-pola yang mengatur hubungan timbal balik dan tingkah laku individu-individu dalam masyarakat dan hubungan antara individu dan masyarakatnya. Status atau kedudukan adalah posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial atau kelompok masyarakat.
2. Cara Memperoleh Status.
a. Ascribed Status adalah keuddukan yang diperoleh secara otomatis tanpa usaha. Status ini sudah diperoleh sejak lahir.
Contoh: Jenis kelamin, gelar kebangsawanan, keturunan, dsb.
b. Achieved Status adalah kedudukan yang diperoleh seseorang dengan disengaja. Contoh: kedudukan yang diperolehmelalui pendidikan guru, dokter, insinyur, gubernur, camat, ketua OSIS dsb.
c. Assigned Status merupakan kombinasi dari perolehan status secara otomatis dan status melalui usaha. Status ini diperolah melalui penghargaan atau pemberian dari pihak lain, atas jasa perjuangan sesuatu untuk kepentingan atau kebutuhanmasyarakat.
Contoh: gelar kepahlawanan, gelar pelajar teladan, penganugerahan Kalpataru dsb.
3. Akibat yang Ditimbulkan Status Sosial
Kadangkala seseorang/individu dalam masyarakat memiliki dua atau lebih status yang disandangnya secara bersamaan. Apabila status-status yang dimilikinya tersebut berlawanan akan terjadi benturan atau pertentangan. Hal itulah yang menyebabkan timbul apa yang dinamakan Konflik Status. Jadi akibat yang ditimbulkan dari status sosial seseorang adalah timbulnya konflik status.
Macam-macam Konflik Status:
a. Konflik Status bersifat Individual:
Konflik status yang dirasakan seseorang dalam batinnya sendiri.
Contoh: – Seorang wanita harus memilih sebagai wanita karier atau ibu rumah tangga
- Seorang anak harus memilih meneruskan kuliah atau bekerja.
b. Konflik Status Antar Individu:
Konflik status yang terjadi antara individu yang satu dengan individu yang lain, karena status yang dimilikinya.
Contoh: – perebutan warisan antara dua anak dalam keluarga
- Tono beramtem dengan Tomi gara-gara sepeda motor yang dipinjamnya dari kakak mereka.
c. Konflik Status Antar Kelompok:
Konflik kedudukan atau status yang terjadi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.
Contoh: – Peraturan yang dikeluarkan satu departemen bertentangan dengan peraturan departemen yang lain. DPU (Dinas Pekerjaan Umum) yang punya tanggung jawab terhadap jalan-jalan raya, kadang terjadi konflik dengan PLN (Perusahaan LIstrik Negara) yang melubangi jalan ketika membuat jaringan listrik baru. Pada waktu membuat jaringan baru tersebut, kadangkala juga berkonflik dengan TELKOM karena merusak jaringan telpon dan dengan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) karena membocorkan pipa air. Keempat Instansi tersebut akan saling berbenturan dalam melaksanakan statusnya masing-masing.
4. Pengertian Peranan Sosial
a. Peranan merupakan aspek dinamis dari suatu status (kedudukan).
Apabila seseorang melaksanakan hak-hak dan kewajibannya sesuai dg status yang dimilikinya, maka ia telah menjalankan peranannya. Peranan adalah tingkah laku yang diharapkan dari orang yang memiliki kedudukan atau status.
Antara kedudukan dan peranan tidak dapat dipisahkan. Tidak ada peranan tanpa kedudukan. Kedudukan tidak berfungsi tanpa peranan, Contoh:
- Dalam rumah tangga, tidak ada peranan Ayah jika seorang suami tidak mempunyai anak.
- Seseorang tidak bisa memberikan surat Tilang (bukti pelanggaran) kalau dia bukan polisi.
Peranan merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang, karena dg peranan yang dimilikinya ia akan dapat mengatur perilaku dirinya dan orang lain. Seseorang dapat memainkan beberapa peranan sekaligus pada saat yang sama, seperti seorang wanita dapat mempunyai peranan sebagai isteri, ibu, karyawan kantor sekaligus.
. . .
Konflik peranan timbul ketika seseorang harus memilih salah satu diantara peranannya misalnya sebagai ibu atau sebagai karyawan kantor.
b. Konflik Peranan
Konflik peranan timbul apabila seseorang harus memilih peranan dari dua atau lebih status yang dimilikinya. Pada umumnya konflik peranan timbul ketika seseorang dalam keadaan tertekan, karena merasa dirinya tidak sesuai atau kurang mampu melaksakan peranan yang diberikan masyarakat kepadanya. Akibatnya, ia tidak melaksanakan peranannya dengan ideal/sempurna. Contoh: Ibu Tati sebagai seorang ibu dan guru di suatu sekolah. Ketika puterinya sakit, ia harus memilih untuk masuk mengajar atau mengantarkan anaknya ke dokter. Pada saat ia memutuskan membawa anaknya ke dokter, dalam dirinya terjadi konflik karena pada saat yang sama dia harus berperanan sebagai guru mengajar dikelas.
5. Thga Cakupan Peranan Sosia
Peranan sosial dapat mencakup tiga hal berikut :
1. Peranan meliputi norma-norma yang berhubungan dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarakat.
Contoh : Sebagai seorang pemimpin harus dapat menjadi panutan dan suri teladan para anggotanya, karena dalam diri pemimpin tersebut tersandang aturan/norma-norma yang sesuai dengan posisinya.
2. Peranan merupakan konsep tentang apa yang dapat dilakukan oleh individu dalam masyarakat.
Contoh : seorang ulama, guru dan sebagainya, harus bijaksana, baikhati, sabar, membimbing dan menjadi panutan bagi para muridnya.
3. Peranan juga dapat dikatakan sebagai perilaku individu yang penting bagi truktur sosial masyarakat.
Contoh : Suami, isteri, karyawan, pegawai negeri, dsb, merupakan peran peran dalam masyarakat yang membentuk struktur/susunan masyarakat.
6. Fungsi Peranan Sosial
Peranan memiliki beberapa fungsi bagi individu maupun orang lain.
1. Peranan yang dimainkan seseorang dapat mempertahankan kelangsungan struktur masyarakat, seperti peran sebagai ayah atau ibu.
2. Peranan yang dimainkan seseorang dapat pula digunakan untuk membantu mereka yang tidak mampu dalam masyarakat. Tindakan individu tersebut memerlukan pengorbanan, seperti peran dokter, perawat, pekerja sosial, dsb.
3. Peranan yang dimainkan seseorang juga merupakan sarana aktualisasi diri, seperti seorang lelaki sebagai suami/bapak, seorang wanita sebagai isteri/ ibu, seorang seniman dengan karyanya, dsb
Definisi Status Sosial - Kelas Sosial - Stratifikasi/Diferensiasi Sosial
Status sosial adalah tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial , sehubungan dengan kelompok-kelompok lain di dalam kelompok yang lebih besar lagi.
Kelas sosial adalah stratifikasi sosial menurut ekonomi (menurut Barger). Ekonomi dalam hal ini cukup luas yaitu meliputi juga sisi pendidikan dan pekerjaan karena pendidikan dan pekerjaan seseorang pada zaman sekarang sangat mempengaruhi kekayaan / perekonomian individu.
Stratifikasi sosial adalah pengkelasan / penggolongan / pembagian masyarakat secara vertikal atau atas bawah. Contohnya seperti struktur organisasi perusahaan di mana direktur berada pada strata / tingkatan yang jauh lebih tinggi daripada struktur mandor atau supervisor di perusahaan tersebut.
Diferensiasi sosial adalah pengkelasan / penggolongan / pembagian masyarakat secara horisontal atau sejajar. Contohnya seperti pembedaan agama di mana orang yang beragama islam tingkatannya sama dengan pemeluk agama lain seperti agama konghucu, budha, hindu, katolik dan kristen protestan.
Kelas sosial adalah stratifikasi sosial menurut ekonomi (menurut Barger). Ekonomi dalam hal ini cukup luas yaitu meliputi juga sisi pendidikan dan pekerjaan karena pendidikan dan pekerjaan seseorang pada zaman sekarang sangat mempengaruhi kekayaan / perekonomian individu.
Stratifikasi sosial adalah pengkelasan / penggolongan / pembagian masyarakat secara vertikal atau atas bawah. Contohnya seperti struktur organisasi perusahaan di mana direktur berada pada strata / tingkatan yang jauh lebih tinggi daripada struktur mandor atau supervisor di perusahaan tersebut.
Diferensiasi sosial adalah pengkelasan / penggolongan / pembagian masyarakat secara horisontal atau sejajar. Contohnya seperti pembedaan agama di mana orang yang beragama islam tingkatannya sama dengan pemeluk agama lain seperti agama konghucu, budha, hindu, katolik dan kristen protestan.
Senin, 23 Januari 2012
MAKALAH EKONOMI
MAKALAH KORUPSI MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN
EKONOMI INDONESIA KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan karunia dan nikmat bagi umat-Nya. Alhamdulilaah Makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewargaan dengan Judul “KORUPSI MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN EKONOMI INDONESIA”, karena terbatasnya ilmu yang dimiliki oleh penulis maka Makalah ini jauh dari sempurna untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan.
Tidak lupa penulis sampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah turut membantu dalam penyusunan Makalah ini. Semoga bantuan dan bimbingan yang telh diberikan kepada kami mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT. Amin
Akhirnya penulis berharap semoga Makalah ini bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca.
Jumat, 20 Januari 2012
Job Vacancy
Vacancy ad.Jawa Post December 29,2007
Restaurant jepang bertaraf Internasional membutuhkan: STAFF MARKETING
Qualifikation :
Ø Age maximum 30 years old
Ø Minimum Education (S1) in management,IPK Min 2,75
Ø Required skills: design graphic
Ø Experienced preferred
Ø Able to communicate well and active in english
Ø Responsive and understand the market analysis
FASILITAS: Fixed Salary,Bonus paling lambat 8 april 2008.
Please submit application letter and CV to :
RUKO PLAZA GRAHA FAMILY D-38 SBY.
Langganan:
Postingan (Atom)